Skip to main content

follow us

6 Tips Terbaik Untuk MemperSEO Blog ala CHKME
Halo hai, sob! Sebagai seorang blogger, pasti kita ingin blog kita ramai pengunjung. Terlepas dari apa alasan dibalik kehendak untuk itu. Pasti seneng banget, kan? Iya, kan?

Nah, salah satu aspek yang membuat blog kita mempunyai peluang besar unuk dikunjungi banyak orang selain konten yang orisinil dan dan promosi yang optimal adalah optimasi SEO yang cukup.

Banyak konten yang menjelaskan tentang SEO ini sendiri, namun tidak menjelaskan maksud, tujuan dan batasan dari optimasi tersebut. Alhasil, karena termakan iming-iming untuk membuat blog yang ramai, blog kita malah overdosis.

Untuk menghindari overdosis tersebut, banyak tools yang dapat dijadikan referensi, salah satunya adalah situs penyedia layanan Check SEO Score bernama CHKME. Berikut ini adalah 6 tips SEO ala CHKME yang bisa kawan coba.

1. Headings

Pernahkah kawan pernah mendengar istilah headings ini?  Sederhananya, ada 6 jenis headings yang bisa digunakan dalam HTML yaitu H1, H2, H3, H4, H5 dan H6. Nah, ada yang beranggapan bahwa webcrawler memberi prioritas lebih besar untuk dibaca kepada headings ini, khususnya H1, H2 dan H3.

H1 dikenal juga dengan Heading biasanya digunakan sebagai nama blog.

H2 dikenal dengan Subheading lebih bagus digunakan untuk judul dalam setiap postingan.

H3 dikenal dengan Minor heading bisa jawab gunakan untuk memberi penekanan terhadap setiap poin penting di artikel kalian.

Saya tidak tahu secara pasti bagaimana cara webcrawler memprioritaskan setiap heading, namun saya berekspektasi bahwa H1 diberi 50%, H2 35% dan H3 dapat 15%.

Bagaimana dengan H4, H5 dan H6 oleh webcrawler. Mereka jarang sekali digunakan, jadi mungkin karena itulah mereka tidak mempunyai nilai di mata webcrawler.

I swear, I don't know for sure.

Intinya, penggunaan headings yang optimal akan sangat membantu kawan dalam meningkatkan nilai SEO blog kalian.

2. Website Links

Kalian pasti sudah tidak asing dengan poin yang satu ini. Kalian juga sudah tidak aneh dengan teks yang bisa di klik karena mengandung url yang menuju ke suatu halaman. Teks ini biasa kita kenal juga dengan istilah hyperlink. Iya, kan? Iya nggak, sih?

Nah, untuk mengoptimasi website links ini, yang perlu kalian lakukan adalah menambahkan tag title di dalamnya. Title ini berfungsi untuk memberi deskripsi kepada alamat link yang tertanam dalam teks. Jadi, webcrawler dapat memahami fungsi dari link tersebut.

Cara menggunakannya bagaimana? Mudah.

Sederhananya sebuah website link akan menggunakan format sebagai berikut:
<a href='url yang dituju'>Teks</a>

Yang perlu kawan lakukan adalah menambahkan tag title beserta deskripsi singkat yang menjelaskan url tersebut. hingga hasilnya menjadi seperti ini:
<a href='url yang dituju' title='deskripsi singkat url'>Teks</a>

Sebagai tambahan, bila kawan tidak ingin terjadi banyak bounce (pindah halaman yang terlalu cepat) di blog kawan, kawan juga bisa memanfaatkan tag target='_blank' yang berfungi memberi perintah untuk membuka url yang ada dalam hyperlink di tab baru browser. Jadi, blog kawan tidak serta-merta ditinggalkan oleh pengunjung blog kawan.

Cara menggunakannya adalah seperti berikut ini:
<a href='url yang dituju' title='deskripsi singkat url' target='_blank'>Teks</a>

Pernah ada yang bertanya 'apa harus _blank? Kalau menggunakan yang lain seperti asal atau yang lainnya tidak bisa?' Maka saya akan jawab, BISA. Hanya saja fungsinya akan lain. Mungkin pertanyaan ini akan saya jawab di postingan saya yang lain karena perlu penjelasan yang cukup rinci agar tidak terjadi kesalahpahaman diantara kita.

3. Website Images

Sama halnya dengan website links, setiap gambar yang termuat dalam blog kita bisa kita optimasi agar bisa membantu meningkatkan kunjungan blog kita. Caranya adalah dengan menggunakan tag title dan alt. Tag title berfungsi untuk memberi deskripsi ekstra tentang gambar dan tag alt berfungsi sebagai alternatif atau pengganti gambar apabila gambar gagal dimuat karena koneksi atau kesalahan URL. Kedua tag tersebut juga membantu webcrawler untuk mengindeks dan mengkategorikan setiap gambar. Jadi, kalau ada orang yang mencari suatu gambar dengan kata kunci tertentu, gambar yang ada di blog kita bisa saja ditampilkan oleh mesin pencari.

Cara menggunakan kedua tag tersebut adalah sebagai berikut:
<img src='alamat/ url gambar' alt='Deskripsi gambar' title='Deskripsi gambar' />

Sekedar saran, untuk membuat gambar lebih mudah dan tepat ketika hendak di indeks oleh mesin pencari, pastikan nama file gambar juga tidak sulit. Maksudnya, jangan unggah gambar dengan nama yang sulit dan tidak memiliki makna (contohnya: asdhqwekdf.png) namun gunakanlah nama yang memiliki kata kunci tertentu (contoh yang baik: Cara Membuat Anak yang Sholeh.png).

4. Website Description

Untuk poin yang satu ini, kawan sudah mulai menggunakan meta tag, yaitu tag yang tidak tampil namun tetap dibaca oleh webcrawler. Website description atau juga meta description adalah sesuatu yang menjelaskan tentang suatu halaman. Maksimalkan bagian ini karena bagian yang satu ini juga dimunculkan di hasil pencarian.

Berilah deskripsi yang singkat, padat dan menarik. Bila memungkinkan sisipkan kata kunci yang kalian targetkan dalam penjelasan kalian tersebut. Pastikan deskripsi tersebut tidak terlalu panjang karena... percuma. Pasti terpotong. Ada pakar SEO yang menyebutkan bahwa panjang terbaik untuk website description adalah 100-150 karakter. Ingat, karakter. Bukan kata.

5. Website Keywords

Sebenarnya poin yang satu ini kurang pas untuk digunakan mengingat beberapa webcrawler sudah tidak lagi menggunakan website keywords ini sebagai acuan dalam menentukan posisi postingan kita di hasil pencarian. Namun, alangkah baiknya kita memanfaatkan poin ini.

Caranya bagaimana? Apabila kalian menggunakannya secara manual, kalian bisa memasukkan kata-kata kunci untuk setiap postingan kalian. Namun bila tidak, gunakan website keywords ini untuk menyimpan satu hingga lima kata kunci yang dapat merepresentasikan keseluruhan konten yang ada di blog kalian. Intinya, dengan adanya website keywords ini, webcrawler akan lebih mudah menemukan blog tentang suatu topik terkait. DULU. Sekarang? Saya kurang tahu.

6. Flash & IFrame

Pada bagian ini yang perlu kawan lakukan adalah memastikan tidak adanya Iframe atau Embed dalam blog kawan. Kenapa? Karena objek-objek berbentuk flash atau iframe memerlukan waktu yang terbilang lama untuk dimuat dan itu tidak baik untuk blog.

Kalau mau embed vidio Youtube gimana? Ada caranya, yaitu menggunakan teknik asynchronous dan beberapa teknik lainnya yang mungkin akan saya jelaskan belakangan. Yang jelas, jangan gunakan tag iframe atau embed secara langsung karena itu tidak benar.


Setelah kawan menerapkan keenam tips diatas di blog kawan, silahkan kawan cek nilai SEO blog kawan disini: http://chkme.com/, apabila semuanya kawan lakukan sesuai dengan arahan, kawan akan mendapatkan score SEO 100% dan bisa dengan bangga meletakkan badge seperti di bawah ini di blog kawan.



Nah, itulah dia yang bisa saya bagikan kali ini. Semoga dengan membaca artikel ini, blog kawan bisa menjadi lebih ramai lagi dan bisa memberikan manfaat positif bagi perkembangan per-blogging-an Indonesia. Apabila ada yang masih bingung atau ada yang ingin ditanyakan, kolom komentar selalu terbuka untuk diskusi.

Sampai jumpa lagi di artikel saya yang lain. Last but not the least,

Sebaik-baik ilmu adalah yang diajarkan. - Anonim

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar