Skip to main content

follow us

Jak Hajar Jak Untuk Sportifitas, Bagaimana Menurutmu?
Halo, hai, sob! Kemarin sempat beredar vidio Bung Ferry yang memberi ‘pelajaran’ anggotanya yang melakukan provokasi dengan menyindir Bobotoh Viking Bandung dengan mengatakan “Viking Anj**g”.

Ferry Indrasjarief yang mendengar hal tersebut langsung menghampiri sekumpulan Jak yang meneriakan yel-yel provokatif tersebut. Ia pun langsung memberikan ‘pelajaran’ pada salah satu oknum yang berada disana.

Yang membuat saya salut adalah bagaimana tindakan Bung Ferry dalam menyikapi perihal tersebut. Terlepas dari apa atribut yang dikenakan, ia secara langsung turun tangan untuk memberikan gambaran betapa indahnya rivalitas yang sportif di tribun dengan tidak saling memaki.

Berikut adalah vidio yang merekam kejadian dimana Bung Ferry memberikan 'pelajaran' pada salah satu oknum.

Catatan: Mohon maaf, karena vidio-nya tidak family safe, jadi sudah dihapus oleh pihak YouTube.

Ferry juga menulis sebuah pesan perdamaian terkhusus untuk seluruh Bobotoh Persib. Begini ini tulisan Bung Ferry:

Ketika rivalitas lebih banyak terjadi di medsos atau di luar tribune, harusnya kita sama-sama introspeksi apakah ini masih bisa dikatakan rivalitas sepakbola?

Bila perdebatan di medsos bisa memanaskan suasana, kenapa tidak dihentikan? Bila kalian merasa aman-aman aja, bagaimana dengan rekan-rekan kita di Outsider? Apakah solidaritas hanya berarti menolong atau meringankan beban korban? Tidak bisakah solidaritas diwujudkan dengan tindakan pencegahan?

Mencintai sebuah klub sepakbola adalah sebuah pengalaman yang indah. Tapi bila cerita perang lebih banyak mengisi otak dan hati kita, daripada indahnya cerita di tribune, saya dengan tegas mengatakan, kita sudah salah jalan!

Lewat tulisan pendek ini, saya mengajak Viking untuk membuka dialog. Tidak ada yang tidak mungkin. Segala hal yang negatif pasti bisa kita hentikan. Tidak perlu perantara Polisi untuk ketemu. Tidak perlu pejabat turun tangan untuk menyelesaikan. Saya siap bertemu dimanapun tempat yang kalian inginkan.

Sepakbola adalah Cinta.

Saya Bung Ferry Indrasjarief
Ketua Umum the Jakmania

Saya harap seluruh supporter bola dari klub manapun bisa mengambil hikmah dari tindakan Bung Ferry ini.

Ayo kita sudahi rivalitas berdarah yang sudah terlalu berlarut-larut ini. Kita bertanding secara sehat, mendukung secara sprotif dan hidup secara damai bersama-sama sebagai sesama penikmat dan pecinta Sepakbola.

Namun, ada satu hal yang masih saya pertanyakan atas tindakan Bung Ferry tersebut. Apa perlu menggunakan kekerasan (dua kali pukulan di wajah) untuk menyampaikan pelajaran tentang arti perdamaian antar supporter tersebut? Apa tidak ada cara yang lebih baik.

Menurut beberapa sumber yang telah saya baca, tindakan tersebut diambil karena Bung Ferry merasa omongan saja tidak cukup untuk memberitahu para oknum nakal tersebut.

Namun, saya rasa masih ada cara yang bisa dilakukan sebelum menggunakan kontak fisik karena menurut saya kontak fisik adalah jalan terakhir.

Ya, itu hanya pendapat pribadi saya. Bagaimana menurut kalian? Apa kalian setuju dengan saya atau kalian punya pendapat lain? Yuk, kita sedikit berdiskusi tentang hal ini di kolom komentar di bawah.

Sekian saja yang ingin dan bisa saya sampaikan. Semoga tulisan ini membawa dampak positif bagi kita semua. Sampai jumpa di tulisan saya yang lainnya.

Salam damai, salam olahraga.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar