Skip to main content

follow us

Cara yang Benar Untuk Menulis Salam Dalam Alfabet
Halo hai, sob~!  Sekarang saya hanya ingin sedikit berbagi tentang secercah ilmu yang insyaAllah bemanfaat bagi kita semua. Ilmu tersebut berkaitan dengan cara menulis salam yang benar secara bahasa maupun makna ketika ditulis menggunakan alfabet.

Kenapa saya menulis tentang ini?
Baik, ini semua berawal dari kerisihan saya ketika saya mendapatkan pesan berantai di WhatsApp yang kurang lebih isinya mengingatkan tentang ‘bahaya menulis salam yang salah’ seperti:
As
Ass

Asslamkum
Lamkum
Mikum
Dll.
Pesan WhatsApp tersebut memberitahu saya bahwa salah cara menulis salam dapat berujung ke perubahan makna seperti pantat-lah, pemabuk-lah, bahkan ada yang berarti ‘saya cinta Yahudi’.

Saya sendiri jujur kurang paham soal seperti ini. Menurut nalar saya pribadi, hal tersebut tidak akan berpengaruh pada keimanan karena saya percaya meskipun saya menulisnya ‘Ass.’ yang konon katanya berarti jorok yaitu ‘pantat’, Allah yang Maha Tahu pasti tahu maksud hati saya melalui tulisan saya tersebut. Namun, untuk menghindari ke-sok-tahu-an, saya pun mencari-cari referensi tentang cara menulis salam yang baik dan inilah hasil dari pembelajaran saya.
Note: Ilmu yang saya bagikan ini bersumber dari penalaran dan penelusuran pribadi, saya tidak bertanya dan tidak berguru kepada siapapun, apabila ada kesalahan, harap dimaklumi, dikoreksi, dan jangan dimaki.

Cara menulis salam yang benar?
Baik, ini adalah cara menulis salam yang benar apabila mengikuti kaidah tulisan Arabnya.
Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sedangkan untuk menjawab salam tersebut, cara penulisan dalam alfabet-nya adalah seperti ini:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Selesai. Kalau kawan setuju bahwa cara penulisan salam di media sosial ini memberi pengaruh kepada keimanan seseorang dan kawan benar-benar ingin mencerdaskan masyarakat, maka silahkan kawan budayakan untuk menuliskan salam dan menjawab salam dengan format seperti itu.

Semoga tulisan sederhana ini dapat memberi manfaat bagi saya dan kawan sebagai pembaca. Tulisan ini sebenarnya saya buat sebagai reminder pribadi bagi diri saya, jadi kurang lebihnya harap dimaafkan. Terima kasih dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar