Skip to main content

follow us

Selamat Tinggal Ramadan, Selamat Datang Kemenangan
Halo hai, sob~!
Tak terasa, tiga puluh hari sudah Ramadan kita hidupi.
Banyak hal telah terjadi, baik indah maupun pahit.
Segudang cerita saya alami di bulan Ramadan tahun ini.
Ada kisah bahagia hingga yang hampir menjadi tragedi.
Tapi dari itu semua, ada satu yang pasti.
Bulan Ramadan kali ini, adalah bulan yang penuh berkat.
Bulan indah yang pernuh akan rahmat.
Kali ini, saya dipertemukan dengan orang-orang hebat.
Yang senantiasa mendukung untuk taat.
Dan membuat Ramadan kali ini terasa saaaangat nikmat.
Saya tak bilang kalau saya layak untuk kembali ke fitrah.
Saya pun tak yakin telah menjalani ibadah secara lillah.
Tapi saya tahu kalau Ramadan kali ini tak saya jalani dengan keluh kesah.
Saya hanya menjalaninya dengan semangat meski jujur terasa lelah.
Satu harap yang saya taruh dan titipkan.
Pada rembulan yang bersinar terang di malam kemenangan.
Seperti halnya doa semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia.
Mohon! Mohon! Mohon pertemukan lagi kami dengan Ramadan.
Mohon beri kami satu lagi kesempatan.
Mohon jangan jadikan Ramadan tahun ini yang terakhir.
Mohon izinkan kami untuk selalu merindu.
Pada bulan diikatnya kuasa setan.
Pada bulan diturunkannya Al-Qur’an.
Pada bulan dimuliakannya setiap amalan.
Pada bulan manusia diberi kemenangan.
Bulan itulah yang semoga bisa dan selalu kami rindukan.
Bulan terhormat, bulan agung, bulan suci Ramadan.

Ya Allah, Tuhan semesta alam.
Kabulkanlah satu pinta dari hamba yang penuh dosa.
Jangan tutup buku kehidupan ini bila mungkin.
Pertemukan lagi saya dengan Ramadan.
Pertemukan semua yang merindunya hingga kau tetapkan akhir zaman.

Aamiin Allahuma Aamiin ya Rabbal’alamin.


Melalui tulisan saya kali ini saya ingin mengucapkan, mohon maaf yang sebesar-besarnya dan sebenar-benarnya atas segala kekurangan dan kesalahan saya selama mengelola blog ini, merespon tanggapan kawan-kawan ataupun dosa-dosa lain yang secara sengaja maupun tidak sengaja pernah saya lakukan.

Untuk semua yang membaca tulisan ini, taqoballahu minna waminkum. Syiamana wa syiamakum. Semoga segala apa yang telah kita perbuat selama satu bulan lalu, menjadi tabungan amal bagi kita semua dan menjadi asbab kembalinya kita ke fitrahnya.

Terima kasih telah membaca, selamat datang di hari penuh kemenangan, selamat berlebaran dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar