November 2018

8 Ciri Backlink Berkualitas yang Bagus Untuk SEO
Ciri Backlink Berkualitas - Ketika kita membahas tentang SEO, maka salah satu faktor yang paling sering dibahas adalah tentang backlink. Saking serius dan pentingnya aspek ini, banyak orang yang rela menghabiskan waktunya mempelajari tata cara mendapatkan backlink yang berkualitas lalu menjualnya.

Sebelum membaca lebih jauh, mungkin kamu perlu tahu dulu apa itu backlink? Silahkan baca artikel saya yang berjudul Apa itu Backlink? [sedang ditulis; link menyusul]

Banyak orang yang percaya begitu saja dengan jasa penjualan backlink yang ditawarkan tanpa mengetahui apa itu backlink, bagaimana backlink mempengaruhi blog kita, dan bagaimana kita mengetahui bahwa backlink tersebut benar backlink berkualitas?

Untuk menghilangkan rasa penasaran tersebut, kali ini saya akan coba bahas sedikit saja tentang ciri-ciri backlink berkualitas. Jadi, ketika nanti kamu membahas ini di komunitas atau di tempat nongkrongmu, kamu nggak buta banget.

Inilah beberapa ciri atau kriteria sebuah backlink dikatakan berkualitas.

1. Berasal dari Sumber yang Se-niche/ setema

Awalnya saya sendiri bingung, bagaimana bisa backlink dari sumber yang setema dengan blog kita bisa menjadi backlink yang berkualitas?

Tapi, coba kita berpikir dari sudut pandang mesin pencari (seperti Google) yang cenderung menggunakan angka untuk mengestimasi sesuatu. Logikanya, jika backlink yang kita dapatkan berasal dari sumber yang setema, berarti backlink tersebut efektif dan sesuai tujuan.

Kan nggak mungkin kalau kita mendapatkan backlink dari sumber blog yang bertema makanan ketika blog kita sendiri membahas tentang onderdil mobil. Sangat jaka sembung bawa anjing!

Maka dari itu, Google dan beberapa webcrawler lain menjadikan faktor ini sebagai bahan penilaian. Walaupun, ada beberapa argumen yang nantinya akan sedikit bersebrangan dengan argumen ini.

2. Membawa Traffic ke Blog

Salah satu faktor yang menyebabkan sebuah backlink dikatakan berkualitas adalah ketika backlink tersebut berhasil menggaet sejumlah visitor ke blog kita. Oleh karena itu, kita nggak perlu menanam terlalu banyak backlink saat itu tidak bisa menghasilkan traffic sama sekali. Mesin pencari akan kesulitan menemukan backlink tersebut jika minim yang mengakses (mengklik) link tersebut.

3. Tahan Lama

Backlink yang bagus dan berkualitas adalah backlink yang tahan lama. Kalau bisa, backlink yang sekali tanam dan tidak akan pernah direvisi lagi. Sama halnya seperti Wikipedia. Kalau kalian sering membaca artikel di Wikipedia secara menyeluruh, pasti kalian akan menemukan bagian referensi yang berbentuk link hidup. Jika alamat blog kita ada di salah satu artikel Wikipedia, maka kalian bisa berbangga karena itu adalah salah satu bentuk backlink paling berkualitas. Kenapa? Karena sekali tulisan kita (meski hanya satu kalimat) dikutip oleh Wikipedia, maka link hidup yang mengarah ke web atau blog kita akan selamanya tertanam di Wikipedia sampai Wikipedia hilang di muka bumi maya internet.

4. Berasal dari High Quality Web

Nah, argumen ini adalah salah satu argumen yang menabrak poin pertama. Di poin pertama, dijelaskan bahwa backlink yang berkualitas adalah backlink yang berasal dari sumber yang setema sedangkan di poin ini, backlink harus berasal dari web yang berkualitas tinggi.

Beberapa referensi yang saya temukan semuanya sepakat menyebutkan bahwa website yang berkualitas adalah yang berdomainkan .gov, .edu, .co.id, dan .org.

Sedangkan, perlu kawan ketahui bahwa tidak banyak blog dengan domain .gov karena domain tersebut hanya boleh digunakan oleh agensi pemerintahan. Dan kita juga sadar kalau tidak semua departemen di pemerintahan satu topik (tema) dengan blog kita.

Mungkin ada beberapa yang bersinggungan, tapi berapa banyak sih?

Maka dari itu, silahkan kawan tentukan, mana yang menurut kawan lebih relevan dan lebih bernilai? Yang berasal dari high quality web atau dari web yang setema?

Saya sendiri lebih prefer dengan web yang berkualitas tinggi meskipun tidak setema. Setidaknya saya tahu, jika bersumber dari web yang berkualitas tinggi, tentu akan menaikkan reputasi blog kita di mata mesin pencari.

5. Linknya DoFollow

Alasan yang satu ini sangatlah sederhana. Apabila backlink yang kita dapatkan adalah link yang dofollow, maka webcrawler bisa menjelajahi link tersebut untuk menemukan blog kita. Hal ini akan sangat membantu webcrawler dalam menilai kualitas blog kita.

Lawan dari link dofollow adalah link nofollow. Untuk mengetahuinya, silahkan lihat bentuk HTML dari link tersebut, apakah ada kode rel="nofollow" di dalamnya atau tidak? Jika ada, maka link tersebut sudah bisa dipastikan nofollow.

Link nofollow dinilai tidak berkualitas oleh kebanyakan pakar SEO karena tidak bisa dijelajahi oleh webcrawler. Tapi saya merasa bahwa baik link dofollow maupun nofollow mempunyai nilai tersendiri yang bisa mengembangkan blog kita.

Blog saya saja sampai sekarang mempunyai sedikit link dofollow. Bahkan, hampir 80% backlink yang saya dapatkan adalah backlink nofollow, tapi sampai sekarang saya tetap pertahankan itu dan tidak mengambil tindakan untuk menghapusnya karena saya percaya bahwa link tersebut tetap akan memberi dampak pada blog saya.

Tapi keputusan ada di tangan kita masing-masing. Silahkan kalian putuskan, apakah link nofollow penting atau tidak?

6. Mengandung Keyword yang SEO

Faktor yang ini penting. Banyak blogger yang keliru tentang makna backlink sehingga mereka lebih mengutamakan kuantitas diatas kualitas. Sederhananya begini, karena mereka lebih mementingkan jumlah backlink yang banyak, mereka rela spamming di komentar dengan nama asli lalu menaruh link blog mereka di nama tersebut.

Itu bagus karena jika ada yang mengunjungi blog kita melalui link tersebut, itu akan menjadi keuntungan bagi kita.

Tapi, kita perlu ketahui bahwa setiap traffic dinilai oleh mesin pencari. Jika keyword yang kita pasang tidak relevan dengan blog kita, maka image itulah yang akan disandingkan oleh mesin pencari ke blog kita.

Contohnya begini, nama blog saya Mazdesu. Topik yang umum dibahas di blog saya adalah seputar SEO, Blogging, AdSense, serta beberapa hal lainnya yang berkaitan dengan blog.

Tiba-tiba saya membuat backlink di sebuah website dengan nama *ini hanya misal* JUDI POKER SBOBET dan menanamkan link ke blog saya dengan nama tersebut. Maka pada akhirnya blog saya akan dicap membahas konten yang berkaitan dengan judi juga.

Bagusnya, buatlah link dengan nama blog atau dengan keyword penting yang berkaitan dengan konten blog kita (kalau saya pasting mengedepankan SEO, Blogging, dan AdSense).

7. Terlihat!!

Kalian pernah menyembunyikan sebuah link dengan mengecilkan font-nya atau menggunakan CSS display:none dan visibility:hidden? Jujur saja, saya pernah. Terutama ketika membahas tentang credit link dari template blog yang kadang sulit dihapus.

Untuk yang mendapatkan backlink, tentu itu bukan masalah besar. Tapi, sayangnya itu adalah salah satu bentuk pengurangan nilai backlink tersebut.

Ini berkenaan dengan poin yang kedua mengenai traffic. Coba pikirkan dengan logika sedikit saja, kalau link tersebut sangat kecil atau tersembunyi, bagaimana orang bisa melihatnya? Melihat saja tidak bisa apalagi mengklik dan mengakses!

Jadi itu secara tidak langsung akan menurunkan nilai backlink tersebut. Sebaliknya, jika kita terlalu banyak menanam outbound link (link ke web lain) di blog kita dengan bentuk tersembunyi (entah itu kecil atau disamarkan), maka blog kita akan dianggap blog SAMPAH!

8. Terpasang Secara Natural

Mungkin faktor yang satu ini jarang diperhatikan, tapi menurut saya, faktor ini cukup penting. Banyak orang yang termakan omongan website yang bagus adalah yang punya banyak backlink. Oleh karena itu mereka rela mencari dan memasang sebanyak-banyaknya backlink dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Padahal, bukan begitu cara yang benar. Backlink itu harus terbangun secara natural. Anggaplah backlink itu seperti ayam, buatlah satu dulu, nanti juga akan bertelur dan bertelur hingga lama-lama menjadi banyak.

Bangunlah backlink secara natural. Sambil menyelam minum air, itu ibarat yang saya gunakan. Jangan rusuh mau punya banyak backlink dalam waktu singkat dengan mengatasnamakan SEO. Itu tidak baik!

PENUTUP

Jadi kesimpulannya adalah ada beberapa ciri suatu backlink dikatakan berkualitas. Saya tidak katakan bahwa penjelasan diatas adalah yang paling benar dan valid! Perlu saya beritahukan bahwa semua penjelasan diatas adalah campuran opini dan informasi dari hasil membaca saya yang sangat terbatas.

Jangan 100% pegang tulisan saya. Silahkan cari referensi lain dari mereka yang sudah ahli di bidangnya.

Semoga informasi ini bermanfaat. Selamat menanam backlink!

Menjadi Multi-tasking Itu Baik atau Buruk?Beberapa orang (mungkin termasuk saya) sangat senang melakukan berbagai macam hal sekaligus. Nah, perilaku seperti itu biasa disebut dengan istilah multi-tasking. Sempat saya bertanya, apakah menjadi seorang yang multi-tasking itu baik atau tidak? Akhirnya saya pun membuat riset kecil-kecilan untuk menjawab rasa penasaran saya tersebut.

Pengertian Multi-tasking

Sebelum kita membahas tentang baik-buruknya multi-tasking, mungkin ada baiknya kita satu frekuensikan terlebih dahulu pemahaman kita tentang multi-tasking ini.

Menurut Study.com, multi-tasking is when one person handles more than one task at the same time. Terjemahannya kurang lebih “multi-tasking (tugas ganda) adalah ketika seseorang melakukan dua pekerjaan dalam satu waktu.”

Secara umum, kita bisa artikan bahwa melakukan dua hal sekaligus adalah multi-tasking. Contoh sederhananya adalah seorang ibu yang kadang memasak sambil memperhatikan anak di dapur. Tapi, apakah aktif di Facebook dan Instagram dalam satu waktu juga disebut multi-tasking? Entahlah.

Intinya, mari kita sepakati bahwa orang yang melakukan dua aktivitas secara bersamaan disebut orang yang multi-tasking.

Dampak Positif Multi-tasking

1. Pekerjaan lebih cepat selesai

Dengan melakukan beberapa hal sekaligus, tentu pekerjaan kita semakin cepat selesai. Kalau tugas sudah selesai, tentu kita jadi punya waktu untuk bersantai atau melakukan hal-hal yang bersifat personal seperti main pabji (PUBG) atau scroll timeline Instagram. Selain itu, jika pekerjaan kita bukanlah yang terikat dengan waktu (kantor), itu berarti kita pun bisa pulang lebih cepat. Untuk saya, itu adalah kenikmatan hakiki seorang pekerja.

2. Melatih Konsentrasi

Orang yang terbiasa multi-tasking akan menjadi pribadi yang sangat konsentrasi terhadap segala hal. Mungkin orang-orang seperti ini punya prinsip:
Tidak boleh ada kesalahan. Satu kesalahan pun tak bisa ditolerir.
Ini bagus, khususnya di dunia kerja. Orang yang punya fokus dan konsentrasi yang baik sangat diperlukan khususnya di dunia industri yang sangat mengandalkan kecepatan dan kecekatan.

Dampak Negatif Multi-tasking

1. Hasil yang pas-pasan

Saya adalah seorang content writer (baca: penulis) dan saya pernah multi-tasking, tepatnya membuat konten tulisan sambil memikirkan evaluasi kinerja mingguan. Hasilnya, kedua tugas tersebut selesai.

Taaaapiii…

Tulisan saya hari itu tidak memuaskan sama sekali. Ketidakpuasaan tersebut merupakan pendapat saya pribadi sebagai yang menulis. Yang empunya karya saja tidak puas, apalagi yang menikmati karya.

Hasil evaluasi saya pun kurang memuaskan. Kalau yang ini sudah akumulasi pendapat pribadi dan juga pendapat bos. Data yang dibawa kurang relevan dan sifatnya terlalu intuitif. Itu komentar yang saya dapat dari bos saya.

Jadi, kalau anda adalah orang yang punya prinsip ‘bekerja untuk berkarya’, maka menjadi pribadi yang multi-tasking tidaklah sesuai. Ini juga menurut saya pribadi saja~

2. Pusing

Saya pernah dibebani tanggung jawab pekerjaan yang bertumpuk sekaligus untuk satu hari. Karena saya merasa sanggup mengerjakan semuanya, saya pun mengatur meja kerja saya sedemikian rupa dan melakukan semua pekerjaan yang bisa dilakukan bersamaan sekaligus.

Entah kawan pernah merasakannya atau tidak, tapi ketika saya melakukannya dalam jangka waktu yang terbilang lama (sekitar 30 menitan), saya merasa mual dan ingin muntah. Mungkin ini faktor belum terbiasa, tapi dari situ saya bisa memahami bahwa menjadi seorang yang multi-tasking itu berat!

Dan saya pun menarik kesimpulan bahwa kalian belum dikatakan multi-tasking ketika kalian belum melakukan banyak hal sekaligus sampai kalian merasa mual. Tentunya mual yang disebabkan karena kalian terus berfikir dan mencoba mengintegrasikan setiap pekerjaan agar bisa bergerak efektif dan efisien.

Untuk saat ini itulah beberapa hal yang saya bisa utarakan mengenai dampak multi-tasking ini. Menurut kalian sendiri, bagaimana dampak dari multi-tasking? Apakah kalian tergolong orang-orang yang setuju dengan multi-tasking atau menolak bekerja multi-tasking? Sampaikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah.

Itulah yang bisa saya tulis kali ini. Terima kasih telah bersedia membaca dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya.

Pemimpin ImpianJika dikatakan tak ada pemimpin yang sempuna, maka itu benar adanya. Karena sempurna itu sendiri sangatlah relatif. Beda kacamata, beda pula kriteria kesempurnaannya. Tapi tentu setiap orang boleh berangan tentang sosok pemimpin idamannya. Pun begitu dengan saya. Ada secerca harap tentang karakter pemimpin yang saya inginkan di masa depan.

Saya tak mau mengkomparasi antara pemimpin satu negara dengan pemimpin negara lainnya. Saya rasa itu terlalu jauh di mata. Saya hanya ingin berbicara tentang Indonesia dan orang-orang di dalamnya. Dan mungkin bukan hanya tentang presidennya saja, tapi tentang semua bentuk kepemimpinan yang ada.

Dari kacamata saya, hampir semua sosok pemimpin yang ada selalu tampil dengan ide dan gagasan yang luar biasa. Membawa rencana matang dan langkah besar yang akan diambil untuk membangun bangsa dan negara. Tapi, ada satu hal yang kurang di setiap pelaksanaannya. Saya ambil contoh tentang ide dan gagasan luar biasa untuk mengatasi masalah kelautan kita. Gagasan tersebut diserahkan untuk dilaksanakan oleh seorang menteri saja. Ini salah, begitu menurut saya.

Cara kerja seperti ini seolah berkata, pemerintah akan mengusahakan yang terbaik untuk membuat bangsa dan negara adidaya. Seolah ingin menyampaikan biar pemerintah saja yang kerja untuk memfasilitasi rakyatnya. Seolah ingin menunjukkan bahwa pemerintah ini bisa mandiri dengan orang-orang pilihannya. Seolah ingin memberikan kebebasan pada rakyat agar bisa bebas bergerak untuk kepentingan mereka masing-masing saja. Padahal, bukan begitu faktanya.

Sejak zaman dahulu kala, jauh ketika Indonesia masih bernama Nusantara, rakyat sudah punya rasa cinta pada tanah airnya. Ketika para pemimpin perjuangan meneriakan takbir dan memberi pidato yang membara untuk melawan penjajah Belanda, rakyat seluruhnya siap menyambut takbir dan undangan untuk berjuang bersama. Berjuang memperebutkan kemerdekaan bahkan hingga menjual nyawa. Dan, semangat perjuangan dan cinta tanah air tersebut masih ada dalam dada para pemuda. Hal itu terlihat dari bagaimana para pemuda Indonesia aktif memberikan saran, masukan, kritikan, bahkan cibiran atas performa pemimpinnya baik melalui social media maupun melalui karya-karya.

Inilah faktor penting yang terlupa. Menurut saya, bukanlah hinaan di dunia maya sebagai bentuk aksi negatif rakyat Indonesia terhadap pemimpinnya melainkan sebuah bentuk pernyataan tak langsung untuk presiden di istana. Libatkan kami dalam membangun negara. Manfaatkan kami baik jiwa dan raga. Jelaskan apa yang harus kami lakukan, untuk apa dan bagaimana melakukannya? Karena sesungguhnya kami siap memberikan waktu, pikiran, dan tenaga, untuk menciptakan Indonesia yang bersahaja. Begitulah kiranya harapan para pemuda.

Karakter inilah yang sampai sekarang belum ada. Sosok berwibawa yang bisa menggerakkan rakyat untuk turut berjuang demi masa depan cerah Indonesia. Bung Karno adalah contoh yang berhasil menggerakan rakyat untuk merebut kemerdekaan melalui pidato-pidatonya. Bung Tomo adalah contoh yang berhasil menggerakkan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaannya melalui takbirnya. Lalu, siapakah yang kemudian akan berbicara di hadapan dunia, bahwa Indonesia adalah negara adidaya.

Saya percaya pepatah tua yang berkata bahwa negeri ini adalah negeri yang kaya. Tongkat dan kayu jadi tanaman, bukanlah pepatah tua semata. Itu adalah pesan dari nenek moyang kita, bahwa kita seharusnya bisa berdikari di negeri kita tercinta. Itu merupakan pesan tersirat bahwa seharusnya kita bisa berdiri tanpa topangan Eropa, Amerika ataupun Cina.

Maka kesimpulan dari seluruh tulisan terkait sosok pemimpin idaman saya adalah ia yang bisa menciptakan program yang bukan hanya dijalankan oleh segelintir orang saja tapi ia yang mampu mempercayakan kemajuan Indonesia pada kurang lebih 250 juta jiwa penduduk asli Indonesia. Ia yang berprinsip dan berintegrasi di hadapan negara-negara adikuasa. Saya rasa saya tak perlu ia yang bisa beribu bahasa, tak pula harus ia bergelar insinyur atau doktor honorer clausa. Pun saya tak butuh ia yang dari keturunan raja. Saya hanya perlu seorang pemimpin, yang siap menggerakkan dan bergerak bersama rakyatnya.

Cara Memeriksa Kecepatan Loading Blog/ Website
Saat kita membahas tentang SEO, maka salah satu topik yang sering dibahas adalah tentang kecepatan loading blog. Kali ini, saya akan sedikit memberi informasi tentang cara memeriksa kecepatan loading blog/ website kita. Tujuannya adalah supaya kita bisa mengevaluasi blog kita serta bisa membuat loading blog kita semakin cepat.

Sebelumnya, aspek kecepatan loading ini bukanlah prioritas utama kita meski beberapa survei mengatakan bahwa blog/ website yang cepat dapat meningkatkan tingkat kunjungan lebih dari 60%, tapi tetap saja, yang paling penting adalah konten anda.

Sekarang, mari kita masuk ke bahasan utama kita. Inilah beberapa cara untuk memeriksa kecepatan loading blog/ website.

1. Google Pagespeed Insights

Cara pertama adalah dengan memanfaatkan alat yang dikembangkan oleh Google. Nama alatnya adalah Google Pagespeed Insights. Alat ini cukup akurat untuk mengukur kecepatan loading blog/ website kita.

Alat ini mengukur kecepatan loading kita dalam desktop (komputer) serta tampilan mobile (smartphone). Dengan begitu kita bisa tahu bagaimana performa blog kita di dua device yang umum digunakan untuk mengakses informasi tersebut.

Penilaian dari Google Pagespeed Insights ini ditampilkan dengan angka dari 0 sampai 100. Tapi, tolong jangan habiskan waktu kalian untuk mengejar score 100, khususnya kalau kalian ingin bermain dengan AdSense.

Cukup kejar score 90-an saja itu sudah cukup. Perlu diketahui bahwa blog saya sendiri pun belum lulus dari Google Pagespeed Insights ini. Blog ini masih punya beberapa PR (baca: pekerjaan rumah, bukan pagerank).

Kalau kalian ingin menggunakan alat ini, silahkan anda klik link berikut:
https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights/

2. Think with Google

Cara kedua membuat dengan memanfaatkan alat bernama Think with Google dari Google. Alat ini akan memperlihatkan performa loading blog/ website anda menggunakan koneksi 3G serta memperlihatkan bagaimana hasilnya.

Skor yang diberikan berupa jumlah detik yang diperlukan pengguna dengan koneksi 3G saat mengakses blog/ website anda. Alat ini juga memperlihatkan rekomendasi waktu yang sesuai dengan tiap-tiap industri online.

Kelebihan dari alat ini adalah sangat ringan dan cepat serta mudah digunakan. Saya yakin, bahkan awam pun bisa memahami hasil dari pengujian menggunakan alat ini. Jika kalian ingin menggunakan alat ini, silahakan klik link berikut:
https://testmysite.thinkwithgoogle.com/

3. Lighthouse Audit

Jika kawan adalah pengguna browser Google Chrome versi desktop, maka tidak ada salahnya anda memanfaatkan fitur Lighthouse Audit dari Google. Beberapa aspek yang diaudit oleh alat ini cukup banyak dan rinci.

Menurut saya sendiri, penilaian dari alat ini cukup kredibel dan sangat layak dijadikan acuan untuk perbaikan performa loading blog kita. Meskipun, jujur sampai sekarang blog ini punya banyak PR dari alat ini.

Jika anda ingin menggunakan Lighthouse Audit ini, yang perlu anda lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Buka website atau blog anda.
  2. Klik kanan dan pilih opsi Inspect Element.
  3. Pilih menu Audits.
  4. Tekan menu Run Audit.

4. GTMetrix

Salah satu alat yang banyak digunakan dan dipercaya oleh banyak blogger dan web developer untuk memeriksa loading blog mereka adalah alat GTMetrix ini.

Penilaian dari alat ini berasal dari PageSpeed serta YSlow. Anda juga akan diperlihatkan masalah-masalah yang timbul dari hasil analisa serta ditawarkan solusi-solusi yang bisa anda ambil untuk menyelesaikan masalah loading blog/ website anda.

Sampai sekarang, kredibilitas dan akurasi dari alat ini masih jadi perbincangan, tapi saya pribadi masih merekomendasikan anda untuk mencobanya.

Jika anda mau mencoba alat ini, silahkan anda klik link berikut:
https://gtmetrix.com/

5. Pingdom

Mungkin sedikit blogger, khususnya yang dari Indonesia, yang menggunakan alat ini untuk memeriksa performa loading blog/ website mereka, tapi menurut saya alat yang satu ini cukup bagus untuk dicoba. Alat dengan nama Pingdom ini bisa kita manfaatkan untuk menganalisa performa blog kita di berbagai server di seluruh dunia. Selain itu, alat ini juga memberikan informasi rinci tentang hal-hal yang mempengaruhi loading blog/ website kita.

Jika anda ingin menggunakan alat ini, silahkan klik link berikut ini:
https://tools.pingdom.com/

Sebenarnya ada beberapa tools lain yang ingin saya share. Untuk saat ini, saya cukupkan sampai disini. Silahkan anda gunakan kelima alat tersebut untuk mengevaluasi kecepatan loading blog/ website anda.

Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mengevaluasi. Dan, tolong beritahu saya, seberapa gereget kecepatan blog/ website-mu setelah dicek menggunakan salah satu alat diatas? Share ya di kolom komentar.

Apa Itu AdSense?
Belajar AdSense - Kalau kita membahas tentang ‘mencari uang di internet’, maka AdSense pasti akan menjadi salah satu topik bahasan. Ya, AdSense adalah primadona bagi para pencari uang online.

Saking luar biasanya, ada orang yang membuat syukuran sendiri atas keberhasilannya memiliki akun AdSense. Baru punya akun, ya! Belum berpenghasilan dari AdSense-nya.

Nah, tapi mungkin buat kita-kita yang awam atau baru terjun di dunia online agak sedikit kebingungan saat mendengar istilah AdSense ini. Oleh sebab itu, kali ini saya akan sedikit menjelaskan dan memperkenalkan tentang si cantik idola semua money hunter ini.

Apa itu AdSense?

Hal pertama yang perlu kita ketahui dan ingat baik-baik bahwa Adsense adalah produk Google. Google AdSense adalah situs pengiklanan atau situs penayangan iklan dari Google Ads. Kalau anda masih belum juga paham, silahkan anda scroll tulisan ini, di bagian awal di bawah judul artikel ini, di samping, juga di bagian bawah artikel ini terdapat iklan-iklan yang mungkin berbeda-beda. Itulah iklan AdSense.

Fungsi AdSense

Seperti yang saya katakan sebelumnya, AdSense adalah produk Google yang menayangkan iklan dari para pemasang iklan di Google Ads.

Jadi, bagi seorang pebisnis, Google AdSense merupakan media promosi yang murah dan juga efektif untuk memperkenalkan brand dan produk mereka, serta meningkatkan jumlah penjualan mereka.

Sedangkan bagi kita (saya khususnya; content creator), Google AdSense adalah media penghasil uang (sumber penghasilan) karena AdSense mampu menghubungkan kita dengan perusahaan-perusahaan pengiklan tanpa perlu repot-repot memasukkan proposal pada perusahaan tersebut.

Sampai disini, apakah masih ada yang bingung tentang fungsi dari Google AdSense ini?

Saya rasa tidak~

Yuk kita lanjut.

Kenapa harus AdSense?

Ya, salah satu pertanyaan penting yang seringkali ditanyakan adalah ‘Kenapa AdSense?’

Kalau kita pikir-pikir lagi, memang aneh, kenapa ya? Tapi, setelah saya merenungkannya, inilah alasan kenapa AdSense menjadi primadona dalam pengiklanan online.
  • AdSense berada di bawah nama perusahaan raksasa bernama Google, yang tentunya membuat kredibilitas AdSense secara otomatis pula tak bisa diragukan.
  • AdSense mempunyai sistem seleksi, pembayaran, serta pengawasan yang ketat, membuat pengiklan yakin dengan hasil yang dicapai dengan beriklan di AdSense.
  • AdSense terhubung ke segala macam media; blog, website, YouTube, aplikasi handphone, sampai ke Google Custom Search Engine.
Bagi publisher (seperti saya) tawaran dari Google AdSense terbilang layak dan manusiawi. Dan menurut saya, alasan ini merupakan alasan terpenting kenapa Google AdSense sangat diidamkan oleh banyak web developer maupun blogger.

Memang benar bahwa masih banyak situs pengiklanan lain yang juga kredibel dan layak dicoba, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa eksistensi Google AdSense tetap menjadi nomor satu.

Biasanya para pebisnis mengiklankan produknya di Google baru mengiklan di situs lain untuk memperluas jangkauan iklan mereka, atau mungkin tidak? Bagaimana menurutmu?

Cara mendapatkan AdSense

Baik, hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah tentang bagaimana caranya mendapatkan akun AdSense? Dimana daftarnya? Apa saja syaratnya?

Oke, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, saya akan coba membahasnya di tulisan saya selanjutnya, jadi santai dulu.

Hal pertama yang perlu anda persiapkan untuk bisa mendapatkan akun AdSense adalah produk digital. Apapun itu.

Jika anda suka menulis, cobalah membuat sebuah blog, boleh menggunakan Blogger yang juga merupakan produk Google dan gratis. Boleh juga membuat yang berbayar. Itu kembali lagi kepada keuangan anda.

Jika anda suka membuat konten audio visual, cobalah bermain di YouTube. Ciptakan video-video yang menghibur atau video-video yang edukatif dan informatif.

Jika anda suka bermain-main dengan coding serta gemar mengembangkan teknologi, maka tak ada salahnya anda coba membuat sebuah aplikasi mobile berbasis Android. Boleh itu dalam bentuk game ataupun aplikasi yang bisa digunakan sehari-hari (utility tools).

Intinya, buatlah sebuah konten digital yang bermanfaat bagi orang lain.

Setelah anda mempunyai satu hal tersebut, silahkan daftarkan (baca: jual) konten anda ke Google AdSense. Google sangat mengapresiasi konten-konten positif serta orang-orang yang berusaha memberikan pengaruh positif melalui konten mereka dengan menciptakan peluang bisnis.

Untuk pembahasan lebih jauh tentang cara mendaftar dan hal-hal lainnya, akan saya bahas nanti.

Jadi, itulah pengenalan yang bisa saya sampaikan tentang si cantik Google AdSense ini. Tulisan ini sekaligus menjadi pembuka untuk pembahasan mengenai AdSense yang lebih jauh lagi.

Doakan semoga saya istiqomah dalam meng-update informasi seputar AdSense.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya.

Nomophobia
Nomophobia – Beberapa waktu belakangan saya mendengar sebuah istilah baru yang menurut saya sangat saya banget. Phobia ini menurut saya sudah cukup serius serta mengakar dan perlu segera dipikirkan secara serius dampak dan solusinya. Mungkin kawan sendiri sudah tahu tentang apa nama phobia yang dimaksud. Ya, phobia ini disebut dengan nomophobia atau no mobile phone phobia. Kali ini, mari kita kenali bersama tentang phobia yang satu ini.

Apa itu nomophobia?

Dari kepanjangannya pun kita bisa ketahui bersama bahwa nomophobia adalah adalah perasaan takut atau cemas ketika tidak memegang handphone. Phobia ini adalah istilah psikologi yang baru ditemukan di zaman modern sekarang ini. Mungkin kita tidak menyadarinya kalau kita merupakan salah satu yang mengidap phobia ini.

Ciri-ciri nomophobia

Oke, jujur saya belum membaca tentang phobia ini lebih jauh. Tapi, beberapa ciri dasar yang dapat dengan mudah diidentifikasi adalah dengan cara menanyakan, “Kalau handphone-mu ketinggalan, apa yang akan kamu lakukan?

Normalnya, orang yang ditanya seperti itu akan merespon dengan jawaban: “Ya sudah!” atau respon-respon lain yang serupa yang maknanya kurang lebih adalah tidak apa beraktivitas sehari tanpa telepon genggam.

Tapi, untuk orang-orang yang mengidap kelainan nomophobia, mereka akan merasa khawatir, cemas dan memilih untuk menunda aktivitas mereka dan kembali ke rumah untuk mengambil handphone mereka.

Padahal, tanpa handphone pun kita masih bisa hidup dengan normal dan beraktivitas secara biasa. Sayangnya, prinsip hidup seperti ini tidak berlaku bagi orang-orang yang mengidap nomophobia.

Penyebab nomophobia

Kemudahan. Ya Kemudahan. Handphone menawarkan beragam kemudahan, kita perlu akui itu. Tapi, kemudahan ini juga bisa menjadi boomerang bagi kita yang belum siap menyikapinya. Orang yang sudah terlanjur terlena dengan kemudahan akses yang diberikan oleh kemajuan teknologi akan semakin malas dan berketergantungan. Saat kita sudah mengandalkan handphone untuk setiap hal yang kita lakukan, pada saat itulah tahap pertama dari nomophobia menjangkit anda.

Dampak nomophobia

Tidak perlu teori yang bermacam-macam untuk menjelaskan dampak buruk/negatif dari phobia yang satu ini. Ketika anda sudah terjangkit phobia ini, maka anda menjadi orang yang tidak bisa hidup tenang. Setiap saat tangan anda harus menggenggam kotak kecil yang terkoneksi dengan internet tersebut.

Terlebih, ketika kita sudah terkena nomophobia ini, kita akan selalu merasa cemas. Pernah dengar istilah generasi merunduk? Nah, kita akan jadi lebih buruk daripada sekedar generasi merunduk tersebut. Kita akan selalu menggenggam si kotak kecil dan melihatnya setiap saat. Padahal nggak ada chat dari siapapun, padahal belum ada notifikasi apapun, tapi mata dan tangan kita akan terus-terusan ingin membuka handphone dan melihat isinya walaupun isinya itu-itu saja.

Dampak terburuk yang bisa terjadi adalah tindakan panik dari orang yang mengidap nomophobia yang bisa meresahkan masyarakat. Menjadi kasar dan merusak barang atau properti bisa jadi sesuatu yang benar-benar terjadi dan tentunya sangat meresahkan bagi orang-orang di sekitar, betul tidak?

Solusi mengatasi nomophobia

Kalau kita membahas cara mengatasi nomophobia, maka saya akan memulai dengan mengatakan,
Lebih baik mencegah daripada mengobati.
Ya, cara paling ampuh untuk mengatasi fobia ini adalah dengan cara mencegahnya sebelum terlanjur terjangkit.

Beberapa usaha yang bisa kita usahakan adalah dengan menciptakan banyak kegiatan outdoor yang tidak memerlukan teknologi sama sekali. Saya sendiri sering ikut kegiatan olahraga seperti futsal, bulu tangkis, ataupun sekedar hiking dan camping. Kegiatan seperti itu bisa memaksa saya untuk menjauh dari handphone untuk sesaat.

Beberapa solusi lain yang mungkin bisa kita coba adalah dengan memberi pengenalan (bahasa kerennya sosialisasi) tentang nomophobia ini kepada masyarakat. Mencerdaskan masyarakat tentang bahayanya nomophobia agar para orang tua, para kakak, para sanak saudara paham dan bisa melindungi orang-orang yang mereka cintai.

Penutup

Jika kita punya seseorang yang mungkin sudah mempunyai ciri-ciri mengidap nomophobia ini,  yuk kita bantu mereka meredakannya sebelum terlanjur parah. Nomophobia ini adalah salah satu masalah untuk bersama. Saya tidak tahu bagaimana kalian memandang kelainan ini, tapi buat saya, ini cukup penting!

Itulah semua yang bisa saya sampaikan tentang nomophobia ini. Semoga informasi ini bermanfaat. Jujur saya kurang mendalami perihal nomophobia ini. Jika kawan ada yang punya tambahan informasi, saya terima masukkannya di kolom komentar di bawah. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel saya lainnya.

Cebong vs Kampret
2018 adalah tahun penting yang sering kita sebut sebagai tahun politik. Sekarang ini, hampir semua aspek dalam hidup kita masyarakat Indonesia dipolitisasi. Tidak percaya? Silahkan kalian perhatikan sendiri lingkungan sekitar kalian.

Oke, di artikel kali ini (ditulis pada tanggal 7 November 2018) saya mau sedikit membahas tentang salah satu hal lucu yang saya temukan di tahun 2018.

Beberapa waktu lalu, Indonesia sempat heboh dengan isu nilai rupiah yang turun. Karena isu ini, orang-orang yang disebut cebongers dan kampreters pun mulai sibuk beradu argumen saling menyerang dan melindungi capres mereka masing-masing.

Lalu, setelah beberapa waktu berselang, saya pun menemukan fakta mengejutkan ini:
Nilai Rupiah Naik per November 2018

Ya, nilai Rupiah turun jadi Rp14.500 per 6 November 2018. Tapi kenapa hal ini tidak dibahas oleh netijen Indonesia? Kenapa hal ini tidak dibesar-besarkan?

Sayangnya rasa kaget saya tidak seluar-biasa ketika saya dinyatakan lulus dari kampus yang menurut saya sangat keras (medannya).

Saya bisa langsung berspekulasi bahwa ini semua sesederhana karena isu-isu yang hangat diperbincangkan merupakan salah satu bentuk gerakan politik untuk mempengaruhi sekelompok orang.

Sebelum saya lanjut lebih jauh untuk memberikan pendapat saya, tolong baca catatan kecil saya di bawah ini:
CATATAN: Saya menulis ini sebagai pihak yang netral. Saya tidak menyatakan dukungan ke pak Jokowi ataupun pak Prabowo.
 Saya tidak menutup mata bahwa pihak pak Prabowo pun mendapat perlakuan tidak enak dari netijen. Isu terbaru yang menimpa pak Prabowo adalah isu berkaitan dengan wajah Boyolali yang katanya nggak kaya tampang orang kaya.

Orang yang mendengar statemen pak Prabowo tersebut dengan mata terbuka dan tanpa keberpihakan pasti dengan mudah menerima bahwa itu humor beliau. Sayangnya, netijen Indonesia yang budiman terlalu cerdas untuk paham hal sepele seperti ini.

Tapi, mari kita bahas perihal ini lain waktu.

Sekarang, mari kita bahas kembali isu tentang naik-turunnya nilai Rupiah ini.

Ketika isu ini mulai menghangat, Menteri Keuangan, ibu Sri Mulyani, langsung memberi peringatan serta saran untuk seluruh bangsa Indonesia untuk menahan hasrat hedonis kita untuk sesaat. Beliau meminta kita untuk menghentikkan dulu aktivitas membeli barang impor, berhenti jalan-jalan ke luar negeri, dan segera menukarkan aset dalam bentuk USD (Dollar Amerika) ke Rupiah.

Ajakan ini disambut baik oleh beberapa pihak yang paham tentang fungsi dari imbauan dan ajakan ibu Sri Mulyani tersebut. Tapi, karena faktor pendidikan atau memang ndableg, banyak juga orang yang menghiraukan peringatan dari ibu Sri Mulyani tersebut.

Lalu, ketika Rupiah naik hingga 15 ribu, tiba-tiba nama Jokowi yang entah apa salah beliau disangkutpautkan dengan masalah tersebut. Parahnya, program kerja beliau membangun infrastruktur dengan sistem mencari investor asing (ngutang) pun jadi terbawa.

Saya memang bukan siapa-siapa, tapi jujur saya pengen sekali bilang: "Hei, gimana kabar? Masih sehat? Kok masih gobl*ok, sih?"

Sekali lagi, saya tidak terkejut dengan isu-isu seperti ini karena toh ini tahun politik.

Singkat cerita setelah nilai Rupiah menguat, isu ini pun tiba-tiba redup dan tidak lagi terbahas entah kenapa.

Beberapa netijen ada yang berkomentar bahwa nilai rupiah tidak menguat, tapi nilai dollar yang sedang melemah karena Amerika sedang perang dingin dengan Cina atau Tiongkok.

Kalau saya pendukung Jokowi mungkin saya akan bilang, "Lah, terus waktu kemarin saya bilang kalau bukan nilai Rupiah yang turun tapi nilai Dollar yang menguat, kenapa antum nggak terima?"

Tapi ya, sudahlah. Saya hanya pemerhati tingkah laku netijen yang ada-ada saja.
Cebong vs Kampret

Lucu, kan? Entahlah, bisa jadi isu ini hanya lucu untuk saya pribadi dan tidak lucu untuk kalian.

Dan, perjalanan menuju Pilpres masih panjang. Masih mungkin tercipta isu-isu lain yang sama menariknya untuk kita bahas. Kita nantikan saja.

Oh iya, saya tunggu komentar kalian. Kita diskusi tentang isu ini, yuk biar tambah luas wawasan dan pandangan kita tentang isu per-politik-an di Indonesia sekarang ini.

Cara Menjadi Legenda?
Indonesia dipenuhi oleh orang-orang berbakat dan kau adalah salah satunya. Setidaknya begitulah saya memahaminya.

Setiap orang mempunyai bakatnya masing-masing. Namun terkadang, selalu ada orang yang ingin menjadi pusat perhatian dimanapun sehingga ia rela melakukan banyak hal untuk mendapatkan perhatian.

Padahal, menjadi seorang yang ‘eksklusif’ memberikan kesan kuat pada diri kita sehingga dengan sendirinya kita akan menjadi pusat perhatian, bukan begitu?

Kembangkan sayapmu dengan caramu masing-masing. Seekor elang hanya punya satu cara untuk terbang, yaitu menggunakan sayapnya sendiri. Elang tak bisa bersandar pada elang lainnya untuk terbang.

Begitupun dengan manusia.

Jadilah dirimu sendiri dan temukan surat Tuhan yang berisikan hadiah berupa bakat untukmu. Gunakan hadiah tersebut sebaik mungkin. Jangan gunakan yang lainnya karena mungkin ‘yang lainnya’ itu adalah milik orang lain.

Buang sifat serakah. Uang bukanlah segalanya. Setidaknya begitulah pakar rohani menjelaskan.

Kita diajarkan untuk melakukan yang terbaik dalam hidup ini. Tapi kita tak pernah diajarkan untuk menjadi yang terbaik dalam segala hal. Jadilah yang terbaik dalam bidang yang kau gemari, jadilah yang terbaik dalam hal yang kau cintai.

Percayalah ada sesuatu yang lebih dari uang, yaitu kebahagiaan.

Ketika kau membuat sesuatu semata mata hanya untuk uang, maka jangan kecewa ketika suatu hari nanti kau akan dilupakan ketika ‘karya’mu tidak lagi terjual. Namun ketika kau membuat sesuatu berlandaskan kecintaan, maka kau akan melegenda.

Nelson Mandela, Ir. Soekarno, Kennedy, mereka bertiga adalah contoh kongkrit orang yang berkarya dan menjadi legenda. Karya mereka adalah merdekanya tanah air mereka dari perbudakan, pembodohan dan krisis. Nama mereka abadi ketika puluhan generasi berjalan melewati waktu. Nama mereka selalu lekat di telinga dunia. Karena mereka berkarya bukan untuk uang melainkan untuk cinta.

Jadilah seperti mereka. Lahirkanlah mahakarya luar biasa atas dasar cinta, bukan semata karena harta. Melegendalah. Saya percaya, kita generasi muda Indonesia bisa.

Akhmad Syahroni

{facebook#https://www.facebook.com/akhmadsyahroni101} {twitter#https://www.twitter.com/mazdesu} {google-plus#https://plus.google.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com/mazdesu}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget